Akun Google Dinonaktifkan
Sosial Media, Tips Dan Trik Android

Pengalaman Akun Google Dinonaktifkan & Cara Mencegahnya

Akun Google yang dinonaktifkan adalah mimpi buruk yang bisa menimpa siapa saja. Untuk itu, penting bagi kita untuk belajar bagaimana cara mencegah hal ini terjadi.

Di artikel ini, kamu akan mengetahui :

  1. Apa saja kemungkinan & penyebab akun Google dinonaktifkan
  2. Upaya yang perlu dilakukan, dan
  3. Bagaimana cara mencegahnya

Tapi terus terang saja, jika kamu sedang mencari cara untuk mengembalikan akun Google yang dinonaktifkan, artikel ini tidak akan cocok untukmu.

Meskipun saya juga akan menjelaskan apa saja upaya yang perlu dilakukan untuk mengembalikan akun tersebut, namun artikel ini akan lebih menitikberatkan pada berbagi pengalamannya.

Karena jujur saja, tingkat keberhasilan untuk melakukan banding dan menyelamatkan akun yang dinonaktifkan akan sangat ditentukan dari beratnya pelanggaran yang kamu lakukan dan seberapa penting akunmu di mata Google.

Sedangkan untuk saat ini, saya belum punya cukup bahan untuk membuat tutorial menyelamatkan akun Google yang dinonaktifkan.

Jadi, artikel ini akan menjadi himbauan untuk para pebisnis online, freelancer, youtuber, blogger atau profesi yang kaitannya dengan internet untuk menghindari kejadian serupa.

Bahkan kalau bicara jaman sekarang, hampir semua orang sudah menggunakan akun Google-nya untuk berbagai keperluan di kehidupan sehari-hari.

Jadi apapun profesimu, harusnya tetap ada manfaatnya membaca artikel ini.

Kuasai Ilmu Mengatasi Masalah

Ini adalah pertama kalinya saya mengalami penonaktifan akun Google secara sepihak.

Dan langsung terjadi pada akun utama saya, yang sudah dipakai kesana kemari untuk daftar bank, bayar domain, server, dan segala keterkaitan data yang sangat vital dalam kehidupan & kegiatan usaha.

Jika akun tersebut sampai tidak bisa balik, efeknya bakal sangat terasa dalam hidup saya, karena itu mencakup tentang apa yang saya perjuangkan beberapa tahun terakhir.

Saat mengalami hal ini, otomatis saya panik. Meskipun saya sudah berusaha menenangkan diri.

Tapi penting untuk saya sampaikan bahwa dalam mengatasi sebuah masalah (apapun jenis masalahnya) itu :

Tips 1 : Jika mengalami sebuah masalah berat, coba tenangkan dirimu dan hanya fokuskan pikiran pada solusi (bukan masalahnya)

Tips 2 : Jika tidak bisa, fokuslah hanya pada apa yang kamu punya, yang mana itu bisa dijadikan alat untuk menemukan solusi

Tips 3 : Jika kamu seorang muslim, wajib baca bismillah sebelum mulai bertindak

Tips 4 : Jika belum sholat, sholatlah dulu. Kemudian baru menyelesaikan masalahnya

Nah berkat tips diatas yang selalu saya terapkan saat diterpa masalah, alhamdulilah selalu mendapatkan jalan keluar.

Khusus tips no 2, saya belajar dari seorang Flight Director pada misi Apollo 13, yang mana 3 Astronot berhasil diselamatkan dari ledakan pesawat.

Jika sempat, luangkanlah waktu untuk menonton video singkat berikut ini :

Oke, minimal kita bisa tenang dulu, biar mudah berpikir.

Kronologi Akun Google Dinonaktifkan

Awalnya saya berpikir akun saya telah diretas. Karena sebelumnya salah satu akun Google saya tiba-tiba logout sendiri tanpa sebab.

Namun saat dicek pada aktivitas keamanan dan tempat logout, tidak ada yang mencurigakan dalam 28 hari terakhir.

Security Notification
Security Information
Your Device
Where You Login

Padahal yang namanya aktivitas keamanan dan history logout di Google tidak bisa dihapus jejaknya.

Jadi, harusnya jika ada kegiatan apapun yang dilakukan orang lain pada akun saya, akan terekam disitu.

Nah karena saya pernah melihat ada orang yang meretas akun dengan teknik pemancingan seperti ini agar mereka bisa masuk ke akun kita, jadi saya tidak mengganti password atau apapun.

Saya biarkan pengaturan tetap seperti itu sambil memperhatikan perubahan akun.

Saya hanya berusaha menambah lapisan keamanan seperti mengaktifkan autentikasi dua faktor.

Oke, sekarang balik lagi ke kronologi.

Nah tepat tadi sore (setelah saya nonton film), kok di HP saya ada notifikasi yang kurang lebih menyatakan agar saya meninjau aktivitas akun.

Saya pun jadi ingat saat salah satu akun Google saya yang logout sendiri.

Nah karena ini terjadi pada akun utama, maka langsung saya tindaklanjuti.

Dan secara mengagetkan, ternyata akun saya dinonaktifkan. 😭

Account Disabled
Email From Google

Nah karena saya berusaha tenang dan hanya memfokuskan apa yang saya miliki, maka masalah ini beres kurang dari 10 menit saja.

Saya ingat bahwa saya masih memiliki kode cadangan berkat melakukan cara mengamankan akun Google (lakukan juga cara tersebut jika ingin akunmu aman).

Dengan mudah, saya bisa mengembalikan akun Google-nya.

Tapi ada beberapa alasan mengapa saya melakukannya begitu mudah, selengkapnya bisa kamu simak dibawah.

Upaya Yang Perlu Dilakukan

Jika mengalami hal seperti ini, jangan ditunda terlalu lama. Karena bisa fatal akibatnya (data dihapus permanen dan banding ditolak mentah-mentah).

1. Lakukan Tindakan Dalam Waktu 24 Jam

Saya beruntung sekali, karena akun Google saya dinonaktifkan jam 09:55, dan saya menindaknya pada jam 19:55.

Activity And Security Notifications
Recent Security Activity

Jika sampai lebih dari 24 jam tidak ditanggapi, saya mungkin harus melakukan banding manual yang mana itu lebih kecil lagi kemungkinan berhasilnya.

Padahal saat itu (setelah nonton film), ada kemungkinan saya akan menutup laptop, sholat isya dan tidur.

Dan saya jarang sekali membuka HP yang dipakai Gmail utama ini, karena HP-nya saya gunakan untuk hotspot.

Tapi beruntungnya saya mengklik notifikasi aktivitas Google tersebut.

Dan hingga jam 1 malam, saya malah belum tidur untuk menyelesaikan artikel ini. 🤣

Hmm, saya rela kok luangkan waktu untuk menulis sesuatu yang “mungkin bisa berguna untuk orang lain“. 😊

2. Ajukan Banding

Jika pelanggaranmu sudah parah (atau kelewat waktu 24 jam), mungkin kamu harus mengajukan banding.

Tapi sesuai pernyataan saya diatas, saya belum cukup bahan dan pengalaman untuk membahas hal ini.

Kamu bisa menggunakan formulir ini untuk mengajukan banding akun Google yang dinonaktifkan.

Isilah data sejujur-jujurnya, singkat, padat, jelas dan reasonable, karena Google juga menyimpan aktivitasmu.

Satu hal yang perlu kamu pahami adalah : robot tidak punya perasaan, kata maaf tidak akan membantu.

Penyebab Akun Google Dinonaktifkan

Beberapa poin yang saya sebutkan di bawah ini mungkin mengandung pendapat pribadi, yang mana belum terbukti 100% benar

Tidak ada alasan tanpa sebab. Termasuk pada kejadian ini, tentu saja ada beberapa hal yang memicunya.

Kamu bisa mengambil pelajarannya agar tidak ikut melakukan kesalahan yang sama.

1. Punya Banyak Akun Google

Google sendiri menyatakan bahwa penggunaan akun lebih dari satu memang diperbolehkan.

Tapi jika itu disalahgunakan, maka Google akan menindaknya.

Saya memang punya banyak akun Google, tapi bukan berarti untuk disalahgunakan.

Saya memisah antara personal email, website, kolaborasi, musik, bola, kucing, motivasi, keuangan, hobi, game dan videografi.

Tapi meskipun begitu, mungkin saya termasuk orang yang melanggar. Dan ini tidak boleh ditiru ya gaes! 🤣

2. Ikut Jaringan / Komunitas Yang Melanggar Aturan

Saat mendaftar Facebook (misalnya), kita memerlukan email sebagai hak akses.

Begitupun saat mendaftar layanan lain seperti Instagram, Pinterest, LinkedIn, Upwork, Fiverr, Canva dan bahkan komunitas web tertentu.

Jika kamu menggunakan email untuk ikut jaringan yang melanggar aturan, maka itu bisa menjadi salah satu alasan Google menindak akunmu.

3. Melanggar Kebijakan Google

Kalau ini resmi dari sumbernya, jadi silahkan baca alasan akun dinonaktifkan langsung dari Google.

Disitu sudah sangat lengkap apa saja alasan Google menonaktifkan akun Google milikmu, dan tentunya valid + akurat.

Cara Mencegah Agar Akun Google Tidak Dinonaktifkan

Beberapa poin dibawah ini mungkin hanya sebatas opini pribadi, yang belum bisa dipastikan keakuratannya

Jadi, pertimbangkan lagi jika ingin mengikuti saran yang saya berikan dan tetaplah bijaksana!

Berikut adalah cara-cara yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah penonaktifan akun secara sepihak oleh Google.

Tapi ini juga bukan jaminan bahwa akunmu akan tetap aman. Karena yang punya server juga Google, dan mereka yang punya hak mau diapakan data kita.

1. Kunci Perangkat

Saya mendapatkan peringatan ketika HP yang terhubung dengan akun Gmail tidak diberi layar penguncian.

Saya kira ini bukan masalah. Tapi ternyata saya harus memberikan pola, PIN atau sidik jari pada HP tersebut.

Sekilas memang tidak ada korelasinya.

Tapi saya punya firasat jika pengguna-nya saja tidak peduli dengan keamanannya, apa pentingnya Google menyimpan akunmu? Hahahaa… 🤣🤣

2. Perbanyak Aktivitas

Saya pikir, mengapa Google tidak menghapus akun saya begitu saja, alasannya mungkin karena akun saya sudah banyak aktivitas.

Akun Google tersebut saya buat pada tahun 2015 dan sudah banyak sekali aktivitas maupun history didalamnya.

Apalagi saya juga lumayan sering memberikan kontribusi pada Google dalam berbagai hal.

Mungkin bakal beda ceritanya kalau akun saya masih baru dan jarang digunakan.

Jadi, saran saya perbanyak aktivitas di akun Google milikmu, seperti :

  1. Nonton YouTube dan memasukkan videonya ke playlist, like video dan jangan suka skip-skip video
  2. Gunakan Google Maps untuk mengunjungi suatu tempat sambil mengaktifkan layanan lokasi
  3. Sesekali berikanlah kontribusi dengan menambahkan lokasi baru di Google Maps atau memindahkan lokasi yang salah
  4. Sering menggunakan Google untuk mencari sesuatu
  5. Menginstall aplikasi dari Playstore
  6. Menyinkronkan kontak ke Google
  7. Dan lain sebagainya

Dengan begitu, maka Google akan membaca aktivitas yang normal pada akunmu dan mempertimbangkannya lagi untuk tidak menonaktifkan akun tersebut.

Oiya gaes, Google juga punya aturan baru dimana jika akun Google tidak aktif selama 2 tahun maka akun akan dihapus permanen.

3. Aktifkan Personalisasi Iklan

Coba pikirkan, apa sih untungnya Google menyimpan semua data-datamu dan terus menjaganya?

Ya kurang lebih karena alasan bisnis yang menghasilkan uang.

Sekarang kalau datamu saja tidak dibolehkan untuk dilihat, apa alasan Google mempertahankan akunmu itu? Bikin penyimpanan penuh aja! 😂

Dengan mengaktifkan personalisasi iklan, maka Google akan mendapatkan info yang lebih akurat terhadap minatmu pada produk tertentu, agar si pengiklan mendapatkan target yang sesuai.

Dengan begitu, si pengiklan akan makin sering ngiklan, karena penjualannya berhasil. Dan kamu-pun menjadi konsumen-nya.

Google mungkin akan menganggap datamu sedikit penting, karena ada konversi penjualan yang dihasilkan.

Tapi itu hanya sebuah kemungkinan yang saya pikirkan saja, dan hanya sedikit dari sekian banyak faktor yang ada.

Apa gunanya juga tetap menyimpan datamu jika kamu lebih banyak melakukan pelanggaran?

Dihitung-hitung saja lebih banyak ruginya daripada untungnya. 🤣

4. Jangan Melanggar Aturan

Dimana-mana, orang yang melanggar aturan akan menerima hukuman (atau minimal menerima akibatnya).

Saya tak perlu menjelaskan soal ini, karena semua orang pasti paham.

Dengan membaca penyebabnya, harusnya kita bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan akun Google.

Cara Membuat Stiker WhatsApp Tanpa Aplikasi, Gampang Banget!!!

Todoist : Tutorial, Review Dan Cara Menggunakannya

Kesimpulan Jika Akun Google Dinonaktifkan

Setelah mengalami kejadian tersebut, saya jadi sadar bahwa saya telah terlalu banyak menggantungkan hidup pada data di sebuah mesin.

Ketika data itu tak ada/hilang/rusak, maka lenyap juga apa yang saya perjuangkan selama ini.

Padahal tak ada jaminan Google akan tetap berjaya. Bisa saja tiba-tiba terjadi badai matahari yang membuat dunia mati listrik dan merusak perangkat elektronik.

Siapa yang tau???

Tak pernah terbayangkan juga, bahwa kalau data dan email saya hilang, maka kehidupan saya ikut bermasalah.

Padahal dulu itu hanya saya lihat di film-fim dan sinetron saja, tapi saat ini saya mengalaminya sendiri.

Untungnya penonaktifan akun Google ini tidak permanen, jadi bisa menjadi pelajaran berharga untuk saya lebih hati-hati dan tidak menggantungkan hidup pada teknologi sepenuhnya.

Saya harus belajar mengelola & menumbuhkan aset, minimal punya aset di bidang pertanian atau perkebunan (selain teknologi).

Saya juga berusaha mengalihkan berbagai arsip penting untuk disimpan dalam bentuk fisik (tidak hanya dalam bentuk digital).

Mungkin pelajaran ini juga bisa kamu ambil, agar tidak ikut-ikutan seperti saya yang terlalu gila akan teknologi sampai lupa menikmati indahnya dunia nyata yang penuh cinta dan kasih. 😥

Ah sudahlah, saya sudah terlalu banyak mengigau.

Semoga ada sedikit/banyak manfaat yang bisa teman-teman ambil.

Klik tombol share untuk mendapatkan pahala gratis :)

2 Replies to Pengalaman Akun Google Dinonaktifkan & Cara Mencegahnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.