WinRAR Adalah
Artikel Komputer

Pengertian WinRAR & 7 Fungsi WinRAR Secara Lengkap

RajaTips.com ~ WinRAR adalah salah satu software yang wajib ada di PC / Laptop karena punya banyak fungsi dan kegunaan yang akan membantu dalam pengelolaan file.

Akan SANGAT RUGI jika PC atau Laptop kalian tidak diinstall software serbaguna yang satu ini.

Memang SE-PENTING apa sih? Kok horror banget ungkapannya? 😂

Intinya akan sangat membantu sob, apalagi buat kalian yang suka menyimpan file dalam jumlah banyak.

Namun sebelum mengenal apa saja fungsinya, mari simak terlebih dahulu apa pengertian WinRAR.

Pengertian WinRAR Adalah

WinRAR adalah perangkat lunak shareware (dibagikan secara gratis namun memiliki batas waktu) yang berfungsi untuk mengarsipkan & mengkompresi sebuah file.

File yang telah dikompress menggunakan WinRAR akan berubah menjadi format .zip atau .rar (tergantung yang anda pilih).

Istilah mengarsipkan dan kompres bisa diartikan sebagai proses merapikan dan memperkecil sebuah file.

Yup, selain memperkecil, software ini juga akan mengumpulkan banyak file menjadi 1 agar tidak berceceran.

Keren kan?

Nggak cuma itu sob, masih banyak fungsi dan manfaat menggunakan WinRAR lho.

Penasaran?

Simak penjelasan berikut.

Fungsi & Manfaat WinRAR

Saking banyaknya fungsi, saya tidak bisa menyebutkan seluruhnya.

Dibawah ini adalah beberapa manfaat dan kegunaan WinRAR paling vital dalam kehidupan sehari-hari.

1. Membuat Ukuran Lebih Kecil

Dengan mengarsipkan file menggunakan WinRAR, maka ukurannya pun menjadi lebih kecil dari sebelumnya.

Tidak tanggung-tanggung, file yang dikompresi akan mengecil sampai dengan 40% (tergantung bagaimana metode kompresi yang digunakan).

Misalnya saya punya game PES 2021 yang berukuran 33 GB, maka setelah saya kompres akan menjadi 27 GB.

Bukankah ini bisa menghemat ruang harddisk?

Apalagi kita bisa memanfaatkan fitur solid archive yang akan membuat file terkompres jadi lebih kecil.

2. Aman Dari Virus

Fungsi WinRAR
Fungsi WinRAR

Siapa sangka membuat file menjadi .rar atau .zip akan lebih aman dari serangan virus?

Ternyata masih banyak yang belum tahu soal ini, padahal ini salah satu senjata saya untuk mengamankan file penting dari ancaman virus.

Itulah mengapa file pribadi yang telah saya simpan di flashdisk sejak tahun 2007 masih aman hingga saat ini tanpa terkena virus.

Padahal file tersebut saya simpan pada flashdisk dan sudah berkelana kesana kemari, calak colok ke warnet hingga suatu saat file didalamnya hilang.

Namun karena saya mengamankan file tersebut dalam format .rar dan .zip, maka badai virus seperti apapun tidak akan tembus. 😀

Sebenarnya masih bisa tembus sih kalo terkena ransomware wannacry, tapi untungnya dulu belum ada virus semacam itu.

Virus memang selalu jadi perbincangan menarik, kalian bisa melihat beberapa postingan tentang virus yang telah saya tulis.

Nah balik lagi ke topik, mengarsipkan file itu sama saja membungkus.

Ketika masih di dalam bungkus, maka gangguan di luar (seperti virus) pun tidak akan bisa masuk.

Jadi intinya, file yang telah dikompress menjadi .rar ataupun .zip akan tetap aman meskipun berada di komputer yang isinya virus.

Asalkan kalian tidak membuka arsip tersebut (tidak di esktrak).

Makanya saya selalu mempertahankan file yang telah dibuat .rar, dan file yang telah di esktrak akan saya hapus lagi.

File akan tetap aman dengan catatan kalian TIDAK mengarsipkan file tersebut SETELAH terkena virus. Kalau udah kena ngapain juga dibungkus 😂

3. Copy Paste Lebih Cepat

Copying
Copying

Saya pernah kerja di tender Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan banyak sekali menyimpan data anak per desa di seluruh Indonesia.

Bisa bayangkan betapa banyaknya file tersebut kan?

Ya, jumlahnya ratusan ribu file, itupun dari 1 tahap saja (karena KIP terbagi menjadi beberapa tahap).

Nah data ini sering saya backup ke tempat lain agar saya punya cadangan ketika suatu saat bermasalah.

Dalam proses copy paste ini bisa memakan waktu seharian, padahal kecepatan transfer Harddisk Eksternal saya cukup tinggi.

Akhirnya secara tidak sengaja saya mengarsipkan seluruh file tersebut menjadi satu dalam format .rar.

Tidak lama kemudian ada yang minta seluruh data tersebut, akhirnya saya copy seluruhnya.

Ajaibnya, proses hanya memakan waktu kurang dari 1 jam. 😲

Saya pun tidak percaya, dan mencoba copy paste ke banyak media lain. Ternyata benar, faktor cepat berasal dari kompress file.

Sejak saat itu saya mulai sadar betapa pentingnya mengarsipkan sebuah file, dan tidak pernah membiarkan file-file kecil dalam jumlah banyak berceceran.

Selain membuat transfer file menjadi cepat, ternyata ini bisa mengurangi beban harddisk dalam membaca file.

Terutama ketika laptop/PC kalian belum menggunakan SSD dan menyimpan banyak file didalamnya.

Perlu diketahui, harddisk akan bekerja lebih berat untuk membaca file-file kecil namun dalam jumlah banyak dibanding file besar dalam jumlah sedikit.

4. Melindungi File Sensitif Dari Antivirus

Tau nggak mengapa file b*jakan seperti aktivator windows atau k*ygen disimpan dalam bentuk .zip atau .rar?

Alsannya karena antivirus tidak akan mendeteksi file sebagai ancaman selama file masih dalam bentuk arsip .rar atau .zip.

Ketika kalian mengekstraknya tanpa mematikan windows defender atau antivirus terlebih dahulu, pasti akan langsung terhapus dan hilang.

Kalaupun nggak hilang, saat menjalankannya akan terblokir oleh antivirus atau windows defender.

Jadi, mengarsipkan file juga berfungsi melindungi file sensitif dari penghapusan oleh antivirus.

5. Aman Dari Kerusakan & Hilangnya File

Yang ini agak rumit untuk dijelaskan, terutama bagi kalian yang belum pernah mengoprek Android atau Windows 10.

Tapi saya akan coba menjelaskannya dengan cara sederhana.

Sebagai contoh, pada postingan saya sebelumnya tentang cara menggunakan helium untuk backup data game, ada proses kirim file ke HP yang berbeda.

Nah isi data sistem kan kadang ada yang tersembunyi, sehingga tidak bisa dilihat apalagi dikirim ke lain HP.

Tapi masalahnya kalau file sistem tersebut tidak ikut kekirim, maka hasil backup tidak bisa digunakan, alias percuma saja.

Nah untuk mengatasinya, kita perlu mengarsipkan seluruh file menjadi satu agar file sistem-nya terbawa.

Kalau sudah jadi .rar kan dikirim lewat apapun bisa, dan file backupnya bisa digunakan di HP lain.

Dari situ kita bisa belajar bahwa mengarsipkan file juga bisa menjaga hilangnya salah satu file penting sekaligus menghindari kerusakan akibat virus.

Selain itu, trik ini juga kerap dipakai oleh para penyedia game repack (hasil installan) di situs-situs besar.

6. Memberi Password Pada File

Kalau soal ini pasti kalian sudah paham lah ya, saya pun tidak akan menjelaskan panjang lebar.

Dengan WinRAR, kita bisa memberi password pada file yang dianggap sebagai privasi sehingga tidak sembarang orang bisa mengaksesnya.

7. Memecah File Menjadi Lebih Kecil

Nah ini juga salah satu fungsi favorit saya, terutama ketika ingin mencopy file besar ke flashdisk FAT32 atau ingin mengupload file besar ke Internet.

Kalian juga pasti sering menemukan hal ini di kehidupan sehari-hari.

Contohnya ketika ingin download game besar seperti PES2021 yang ukurannya hingga 33 GB.

Nggak mungkin kan kalau mereka langsung upload 33 GB sekaligus?

Selain berat, ini juga menyusahkan orang seperti saya yang tinggal di tempat dengan koneksi internet yang kurang memadai.

Bayangkan, ketika download 33 GB dengan kecepatan 100KB/s (atau paling tinggi 1MB/s ketika malam hari) dalam satu file?

Laptop saya bisa dipanjer (hidup terus) hingga mingguan dan belum tentu berhasil, kadang udah sampe 99% aja bisa gagal 😂.

Nah, maka dari itu kita harus berterima kasih kepada si pembuat WinRAR karena telah membantu banyak orang dalam mengelola sebuah file.

Kesimpulan WinRAR Adalah

Istilah mengkompress, membukukan atau mengarsipkan (dengan bantuan aplikasi WinRAR) adalah proses merapikan sekaligus memperkecil sebuah file.

Sehingga file tersebut tidak berantakan dan tidak membuat harddisk bekerja lebih berat yang bisa menyebabkan bad sector.

Bahaya juga kan?

Nah oleh sebab itu, penting bagi kita memahami fungsi dan kegunaan dari aplikasi WinRAR untuk mengelola sebuah file.

Sebagai penutup, saya akan contohkan 2 analogi pengarsipan file menggunakan WinRAR dalam kehidupan nyata :

  1. Misal anda mempunyai banyak buku yang berceceran, lalu anda mengumpulkannya pada sebuah rak, nah proses mengumpulkan tadi bisa diartikan sebagai mengkompresi
  2. Contoh lain, misalnya saya punya kertas yang acak-acakan dan terpisah, lalu saya jilid dan dijadikan 1 buah buku, nah proses menjilid bisa kalian artikan dengan membukukan

Kalian bisa mempelajari lebih lanjut mengenai cara menggunakan WinRAR untuk mengarsipkan file agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Oiya sob, saya nggak menyarankan kalian mengarsipkan foto dan video (atau file multimedia lainnya) kedalam bentuk .rar atau .zip ya.

Tapi untuk file jenis lain, saya sangat merekomendasikannya.

Akhir Kata

Demikianlah 7 fungsi dan manfaat WinRAR dalam aktifitas pengelolaan file komputer yang dapat admin sampaikan.

Kelemahan Dan Kekurangan WinRAR Beserta Solusinya

Jika kalian punya pengalaman lain jangan sungkan untuk share di kolom komentar yaa… 😊

Oiya, saya juga akan sangat berterima kasih kalau kalian bantu share postingan ini ke sosmed agar yang lain juga mengetahuinya. 😃

Jangan lupa join grup rajatips karena disana kalian akan mendapatkan info menarik seputar teknologi, tips, trik dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *